Jayapura. Selain kurangnya sarana dan prasarana pendidikan serta petugas mengajar, jarak tempuh dari rumah ke sekolah bagi anak-anak Papua adalah merupakan salah satu faktor utama dalam menuntut ilmu.
Seperti yang terjadi di Distrik Unurum Guay, siswa-siswi SD dan SMP menempuh jarak kurang lebih 8 Km dengan berjalan kaki dari rumah menuju ke sekolah untuk menuntut ilmu. Melihat kondisi tersebut, anggota Koramil 1701-16/Unurum Guay Sertu Lahudin dan Kopda Mode Amin membantu mengantar siswa-siswi SD dan SMP Unurum Guay ke sekolah dengan menggunakan kendaraan dinas Strada indeks milik Koramil 1701-16/Unurum Guay. Sabtu (15/10/2016)
Sertu Lahudin mengatakan bahwa para siswa-siswi SD dan SMP Unurum Guay sering terlambat masuk sekolah dikarenakan tidak adanya transportasi yang mereka gunakan ke sekolah dan mereka hanya mengandalkan angkutan truk milik perusahaan kelapa sawit.
“Jika truk milik perusahaan kelapa sawit tidak beroperasi maka kadangkala para siswa-siswi SD dan SMP Unurum Guay berjalan kaki ke sekolah dengan jarak tempuh kurang lebih 8 Km dan kadangkala sama sekali tidak ke sekolah, maka dari itu kami selaku anggota Koramil 1701-16/Unurum Guay berusaha membantu agar mereka tetap melaksanakan aktifitas belajarnya di sekolah”, ujarnya.

More Stories
Rangkaian Kegiatan Kunjungan Kerja Danrem 172/PWY di Kabupaten Yahukimo
odim 1709/Yawa dan Kesbangpol Bersinergi Bentuk Generasi Berintegritas
Babinsa Ansus Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Perahu Demi Dukung Aktivitas Nelayan