Keerom. “Singsingkan Lengan Baju dan Bekerja Keraslah Mencapai Apa Yang Anda Inginkan, Sebab Kehormatan Itu Tidak Pernah Bisa Dicapai Dengan Bermalas-Malasan”. Itulah pepatah yang memotivasi Putra asli Papua yang saat ini sedang menuai hasil dari kerja kerasnya.
Rudy, yang merupakan putra asli Papua, asal Kabupaten Sorong yang bermukim dan tinggal menetap di kampung Yamua Arso 6, Kabupaten Keerom, telah berhasil menuai hasil dari kerja kerasnya selama ini. Meskipun hasilnya belum begitu maksimal, namun Rudy telah berhasil memanen padi hasil kerja kerasnya mengolah lahan sawah seluas 1 Hektar yang baru dibuka sekitar 6 bulan yang lalu.
Panen perdana di lahan sawah milik Rudy tersebut, didampingi oleh Babinsa Koramil 1701-04/Arso Serda Bakhtiar dikarenakan sang pemilik sawah belum bisa mengoperasikan alat panen bantuan dari Kementerian Pertanian yang diperuntukkan bagi seluruh kelompok tani yang ada di Arso 6. Senin (30/1)
Menurut Serda Bahtiar selaku pendamping pertanian kelompok tani Arso 6 bahwa hampir semua tanaman padi di Arso 6 saat ini terserang hama wereng, sehingga hasil produksi padi di Arso 6 kurang memuaskan. Selain diserang hama wereng, bibit padi bantuan pemerintah juga bermasalah karena bibit padi yang ditanam adalah bibit padi campuran. Sedangkan untuk kendala yang paling dikeluhkan oleh hampir semua kelompok tani adalah tidak adanya irigasi yang mengairi sawah para petani sehingga para petani hanya bisa mengandalkan air hujan untuk mengairi lahan sawah mereka.

More Stories
Rangkaian Kegiatan Kunjungan Kerja Danrem 172/PWY di Kabupaten Yahukimo
odim 1709/Yawa dan Kesbangpol Bersinergi Bentuk Generasi Berintegritas
Babinsa Ansus Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Perahu Demi Dukung Aktivitas Nelayan