Jayapura. Untuk mendapatkan hasil padi yang sesuai dengan harapan, para petani harus menyiapkan lahan tanam padi yang maksimal karena untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan, harus dimulai dari awal, yaitu sejak dilakukan pengolahan lahan sampai tanaman itu bisa di panen.
Seperti yang dilakukan oleh petani Babinsa Koramil 1701-11/Nimboran Pelda Abdullah beserta 5 orang anggota membantu Yance Giyai selaku pemilik lahan yang disiapkan untuk lahan pencanangan tanam padi serentak pada bulan Maret tahun 2017 di Distrik Hamonggrang, Kabupaten Jayapura, Rabu (8/3).
Lahan milik Yance Giayai yang luasnya mencapai 1,5 Ha tersebut memanglah bukan lahan sawah seperti ditempat lain yang memiliki irigasi untuk mengairi lahan persawahan melainkan lahan sawah tadah hujan dimana sumber airnya hanya mengandalkan curah hujan.
Yance Giyai mengakui bahwa memang tingkat produktivitas pertanian tadah hujan secara umum rendah, dikarenakan minimnya manajemen air, para petani juga berpotensi lebih banyak melakukan penyulaman tanaman padi dibandingkan sawah beririgasi, akibat suplai air yang tidak stabil. Namun hal tersebut tidak mengurungkan sedikitpun tekad para petani untuk bermalas-malasan menanam padi apalagi para Babinsa Koramil 1701-11/Nimboran selalu ada dan siap membantu para petani. Ujarnya

More Stories
Rangkaian Kegiatan Kunjungan Kerja Danrem 172/PWY di Kabupaten Yahukimo
odim 1709/Yawa dan Kesbangpol Bersinergi Bentuk Generasi Berintegritas
Babinsa Ansus Turun Tangan, Bantu Warga Bangun Perahu Demi Dukung Aktivitas Nelayan