Sarmi – Jum’at (30/6), Nuansa perayaan idul fitri masih begitu terasa di seluruh dunia begitu pula di Papua. Momen yang tepat untuk semua masyarakat tanpa memandang ras, suku dan agama bersilaturahmi dengan sesama sebagai wujud toleransi.
Seperti terlihat di Koramil 1712-02/Pantai Timur, setelah melaksanakan ibadah jum’at pagi, masyarakat distrik pantai timur berbondong-bondong menuju ke Koramil untuk bersalam-salaman/bersilaturahmi dengan Danramil dan Babinsanya.
Hal tersebut dilakukan sebagai wujud toleransi antar umat beragama di distrik pantai timur, dimana sebagian babinsa Koramil pantai timur merayakan hari raya idul fitri.
Diawali dari Pejabat Muspidis, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat, seluruh warga larut dalam suka cita dan iringan musik yang dimainkan oleh jemaat gereja.
Salah satu warga Nelius mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan dalam rangka menggugah dan mengingatkan kembali budaya nenek moyang jaman dahulu yang telah berperang/berselisih dalam perebutan hak ulayat/batas wilayah, dipersatukan kembali dengan jalan wisata silahturahmi antar warga, menggunakan seni lemon nipis.
“Lebih indah lagi, saat ini masih dalam nuansa lebaran, sehingga kami para warga dan jemaat gereja berbondong-bondong mendatangi Koramil sekedar bersilaturahmi dan bergembira bersama dengan musik yang kami mainkan. Tujuannya pula agar semua pihak baik koramil, warga, aparat desa dapat bekerjasama dalam membangun distrik pantai timur yang lebih baik lagi ke depan”, katanya.

More Stories
Babinsa Warbah Perkuat Kedekatan dengan Warga, Dengan Aktif Laksanakan Komsos di Kampung Urfas III
Karya Bakti TNI-POLRI dan Pemkab Bersihkan Pasar Sentral Tiom, Perkuat Gerakan Indonesia Bersih di Lanny Jaya
Danrem 172/PWY Tinjau Satuan Jajaran di Pegunungan Tengah : Tekankan Profesionalisme dan Pendekatan Humanis