20/04/2026

Ratusan Prajurit Satgas Pamtas Yonif 403/WP Suntik Vaksin Tahap Ke Dua di Wilayah Perbatasan RI-PNG

Keerom – Pemerintah dalam menjalankan program vaksinasi nusantara tahap ke dua disambut baik oleh berbagai institusi swasta maupun institusi pemerintah terutama TNI, salah satunya Batalyon Infanteri 403/Wirasada Pratista yang sedang melaksanakan tugas di wilayah perbatasan Negara Republik Indonesia di Provinsi Papua dengan perbatasan Negara Papua New Guinea.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Rabu, (09/06/2021).

Dansatgas mengungkapkan kegiatan vaksinasi massal ini berlangsung dalam kurun waktu 4 (empat) hari dengan mendapat dukungan dari unsur pemerintah, TNI-Polri, dan instansi terkait di Provinsi Papua. Vaksinasi dilaksanakan di setiap Pos pengamanan perbatasan Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista di sepanjang Sektor Utara Papua.

“Semoga semua unsur pemerintahan, TNI-Polri, dan instansi yang terkait di Provinsi Papua ini dapat bersatu padu dan mensukseskan kegiatan program vaksinasi Covid-19 ini mulai dari keamanan, kelayakan dan lain-lain dimana kita dapat saling bersinergi satu sama lain,” ungkap Dansatgas.

Ditempat terpisah, Dokter Batalyon Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Lettu Ckm dr. Kristia Yudha Bayu M bersama tim kesehatannya berkeliling mendatangi setiap Pos pengamanan perbatasan ini mengatakan bahwa Satgas TNI akan selalu mendukung program dari Pemerintah dengan ikut mensukseskan dan mengawal proses Vaksinasi Covid – 19 khususnya di wilayah Kab. Keerom dan Pegunungan Bintang Provinsi Papua.

“Harapannya, dengan dilakukan vaksinasi Covid-19 tahap ke dua ini jenis Astrazeneca bisa mencegah angka penderita positif akibat virus Corona dan memperkuat imun serta kekebalan tubuh kita agar tidak mudah tertular atau menularkan Covid-19 dilingkungan TNI yang notabenenya membaur bersama masyarakat, dengan melindungi kondisi tubuh kita, dan tentunya juga akan berdampak pada pelaksanaan tugas bersama masyarakat agar kedepannya dapat lebih baik lagi,” imbuh Bayu.