Untuk mengetahui lebih jauh tentang bagaimana keadaan, akifitas dan kehidupan masyarakat diwilayah penugasan, Satgas Yonif RK 114/SM membuat program yang diberi nama Honai to honai. Mengunjungi honai masyarakat di setiap kampung secara bergilir dilaksanakan secara rutin dan terjadwal. Yang menjadi prioritas adalah honai yang terpisah dan yang dinilai jarang bersosialisasi dengan masyarakat dan personil TNI Pos satgas sebelumnya. Tidak hanya berkunjung, dalam kegiatan honai to honai yang paling utama adalah melaksanakan komunikasi sosial dan kegiatan sosial lainnya.
Pada kesempatan itu juga hadir dan bergabung rombongan bapak-bapak dan anak anak dari honai wace (honai laki-laki) yang letaknya tidak jauh dari lokasi honai mama. Ikut hadir salah satu tokoh yang dituakan oleh masyarakat kampung Sinai yaitu Bapak Buah Duduk yang sering diijuluki Bapak Koteka.
“Terimakasih anak, dari pos sudah datang bawa bahagia, hari-hari mama dan anak ini makan tumbut (ubi) saja, nasi kah… beras kah… boleh, mantri kasih obat boleh”. Ungkap Bapak Koteka dengan dialek khas Papua.
Selanjutnya Bapak Koteka memberikan keterangan, “Bapak boleh bicara ini mama-mama tidak takut, mama malu saja tidak bisa bicara banyak Indonesia, bicara Mbua boleh”.
Suasana semakin akrab dengan canda dan pecahnya senyum tawa bersama karena mendengar mama-mama yang berusaha berbicara dalam bahasa Indonesia.

More Stories
Pembangunan Jembatan Garuda di Distrik Bonggo Memasuki Babak Baru, Jembatan Lama Mulai Dibongkar Demi Akses yang Lebih Baik
Satgas Pamtas Yonif 645/Gardatama Yudha RI – PNG melaksanakan kegiatan Anjangsana terhadap Tokoh Masyarakat sekitar serta Aparat setempat yaitu Bapak Saradak dan Aipda Igna yang Berdinas Di Polsek Apalapsili.
Kegiatan Anjangsana merupakan, bentuk sebuah perhatian terhadap Masyarakat setempat yang berada di Distrik Apalapsili Kabupaten Yalimo Ibu Kota Yalimo, yang di pimpin Letda Inf Putu Irwan Adi Prawira beserta 10 Personel lainya.
Menguatkan Asa dari Pesisir, Babinsa Bantu Perbaiki Perahu Milik Warga Sarawandori