Minimnya tenaga pendidik Personel Satgas Yonif Mekanis 203/AK Pos Tima menjadi Guru di SDN Inpres Manggalome, Desa Yalo, Distrik Balingga, Kabuputen Lanny Jaya. Sabtu (23/10/2022)
Dansatgas Yonif Mekanis 203/AK, Letnan Kolonel Inf Achmad Zaki, S.Sos., M.M.,M.I.Pol menyampaikan bahwa kendala yang ada di pegunungan tengah yaitu kurangnya tenaga pendidik di sekolah-sekolah terutama di daerah pegunungan tengah dikarenakan jauhnya jarak menuju ke sekolah. Hal ini yang melatarbelakangi kami menjadi tenaga pendidik guna meningkatkan minat belajar bagi anak-anak serta membantu meningkatkan serta menggali potensi yang dimiliki oleh anak-anak di pegunungan tengah.

“Selain melaksanakan tugas pokok di pegunungan tengah, kami juga turut serta dalam dunia pendidikan salah satunya dengan menjadi pengajar bagi sejumlah murid yang duduk di Sekolah Dasar Negeri Inpres Manggalome. Materi pelajaran yang kita berikan adalah pelajaran-pelajaran dasar seperti membaca, menulis dan menghitung serta di akhir pelajaran kita memberikan alat tulis untuk para murid.” Ujar Dansatgas.
Sementara itu salah satu guru dari SD Inpres Manggalome Bapak Demmi Wenda mengucapkan terima kasih banyak atas kegiatan yang dilaksanakan oleh personel Pos Tima Satgas Yonif Mekanis 203/AK yang telah membantu untuk memberikan pelajaran kepada murid-murid di SDN Inpres Manggalome serta memberikan alat tulis untuk para murid.
“Kami merasa terbantu dengan kehadiran dan bantuan bapak TNI karena telah mengajar disini sehingga murid disini semakin senang dan bersemangat dalam menimba ilmu serta kami berterima kasih atas bantuan alat tulis yang diberikan kepada para murid semoga semua kebaikan yang diberikan Bapak TNI dibalas oleh Tuhan YME.” ungkapnya.

More Stories
“Karya Bakti Korem 172/PWY Dorong Peningkatan Fasilitas Panti Asuhan Filadelfia Dosay “
Satu Hati, Satu Tujuan: TNI dan ASN Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Integrasi Papua ke Pangkuan NKRI
Ekonomi Kerakyatan Satgas Yonif 521/DY Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal Melalui Belanja Sayur di Distrik Kelila, Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan (01/05/2026).