23/04/2026

MEMPERINGATI KEMBALINYA IRIAN BARAT KEPANGKUAN NKRI, UPACARA DAN ZIARAH DI TAMAN MAKAM PAHLAWAN MARTHEN INDEY

SENTANI – Danramil 1701-01/Sentani, Mayor Inf Suprapto selaku Komandan Upacara dalam rangka Memperingati ke – 60 Tahun Kembalinya Irian Barat ke NKRI yang dipimpin oleh AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K Kapolres Jayapura. Bertempat di TMP Marthen Indey, Kp. Dosay, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura. Senin (1/5/2023)

Provinsi Papua dan Papua Barat selalu memperingati hari bersejarah tersebut dengan melakukan upacara dan berziarah di makam para pahlawan (Pahlawan pembebasan Irian Barat) guna mengenang atas jasa dan perjuangannya membela tanah air demi NKRI.

turut hadir dalam upacara dan ziarah : Ibu Hana Salomina Hikoyabi, S.Pd, M.KP (Sekda Kab.Jayapura), Bapak Abdul Hamid Toffir, S.Sos, M.AP (Kaban Kesbangpol Kabupaten Jayapura), Bapak Kris Tokoro (Kasatpol PP Kab. Jayapura), Dr. Timotius Demetouw (Kepala BKD Kab. Jayapura), Bapak Theo Tegay, SE, M.M (Kadis Perindakop Kab. Jayapura), Bapak Ronald Yerisitouw (Sekertaris Dinas P dan P Kab. Jayapura), Bapak Alex Rumbobiar, S.Sos, M.Si (Kepala Dinas Perijinan Kab. Jayapura), Kolonel Inf. Hendi Yustian Danang Suta, S.I.P (Wadan Rindam XVII/Cenderawasih), Kolonel Tek Muh. Hadis Hamsyah (Kadislog Lanud Silas Papare), Letkol Inf. Untung Iswahyudi (Danyonif RK 751/VJS), Letda Inf. Bintang Cakti (Ws. Pasi Intel Yonif RK 751/VJS), Ibu Jenny Susan Deda,S.STP, MKP (Kadistrik Waibu), Bapak Niko Demu (Keluarga Pahlawan Marthen Indey)

Danramil 1701-01/Sentani, Mayor Inf Suprapto menegaskan bahwa Tanggal 1 Mei merupakan hari buruh Internasional, akan tetapi di wilayah Papua dan Papua Barat tanggal 1 Mei merupakan momen bersejarah sebagai Hari kembalinya Papua ke pangkuan NKRI.

“Kita sebagai generasi penerus bangsa wajib bersyukur dan menghormati atas jasa dan perjuangan para pahlawan yang rela berkorban nyawa demi mempertahan keutuhan NKRI melawan Belanda. Seperti yang dilakukan hari ini dengan melaksanakan upacara dan berziarah ke makam para Pahlawan Nasional”, ungkapnya.

Dengan adanya momen bersejarah ini bisa jadi contoh dan suri tauladan bagi kita semua. Bela negara merupakan kewajiban bagi seluruh rakyat Indonesia, karena kedamaian dan ketentraman saat ini merupakan sebuah anugerah yang tidak didapatkan secara mudah, melainkan melalui pertumpahan darah, tangisan, dan jeritan para pejuang.

“Sekarang ini Bela negara bukan hanya dalam wujud perang bersenjata aja, melainkan bisa dengan hal paling mudah dilakukan yaitu selalu menaati peraturan yang ditetapkan pemerintah dan mengharumkan nama Negara dengan berprestasi”, pungkasnya.

Semoga momen bersejarah ini dapat melatih jiwa generasi penerus bangsa dalam memimpin diri sendiri maupun kelompok, membentuk Iman dan taqwa, berbakti kepada orang tua, peduli antar sesama dan dapat menumbuhkan semangat juang demi mempertahan kedaulatan NKRI.