Keerom – Pabung Letkol Inf Suwito mewakili Dandim 1701/Jayapura mendampingi Wakil Bupati Keerom Drs. H. Wafir Kosasih, S.H.,M.H.,M.Si., pembukaan Konsultasi Publik II Kajian lingkungan hidup strategis (KLHS), Revisi rencana tata wilayah (RTRW) Kabupaten Keerom, Rencana detail tata ruang (RDTR) Yowong dan Rencana detail tata ruang (RDTR) Arso Swakarsa Tahun 2023 – 2042, bertempat di Hotel Grande Arso II, Jl Garuda, Kampung Yuwanain, Distrik Arso, Kab. Keerom. Selasa (5/12/2023).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Keerom Drs. H. Wafir Kosasih, S.H.,M.H.,M.Si., dan dihadiri 150 orang.
Bekerja sama dengan Universitas Papua (UNIPA) Fakultas Kehutanan.
Turut hadir dalam kegiatan Konsultasi Publik II Kajian lingkungan hidup strategis yaitu Tim perumus Dokumen RTRW Kab. Keerom, RDTR Yowong dan RDTR Arso Swakarsa dari UNIPA Manukwari, Pabung Keerom Kodim 1701 Jayapura Letkol Inf Suwito, Waket I DPRD Keerom Kanesius Kango, Asisten I Setda Kab. Keerom Lukas Saranga, S.Sos., Asisten II Setda Kab. Keerom Edy Y. Buntan, M.Si., Kabag Ops Polres Keerom AKP Agus Tianto, S.Sos,. MH., Kadis Lingkungan Hidup Kab. Keerom Gerri Ikanubun, Ketua Dak Mab Keerom Yakobus Jek Mekawa, (Perwakilan Unipa/Tim penyusun Dokumen RTRW Kab. Keerom, RDTR Yowong dan RDTR Arso Swakarsa Zulfikar Mardiyadi, Para kepala OPD Setda Kabupaten Keerom, Para Kepala Kampung dan perangkat Kampung Kab. Keerom dan Ondo afi Yowong.
Dalam sambutannya, Bupati Keerom di wakili oleh Drs. H. Wafir Kosasih, S.H.,M.H.,M.Si., mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat-Nya kita dapat hadir disini dalam kegiatan Konsultasi Publik 2 Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), Revisi RTRW Kabupaten Keerom, Penyusunan Dokumen KLHS Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Yowong dan RDTR Arso Swakarya.
“Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), adalah rangkaian analisis yang sistematis, menyeluruh dan partisipatif. Untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah dan kebijakan, rencana, serta program,” jelasnya.
Saat ini bersama-sama kita ikuti Konsultasi Publik Kedua untuk menjaring berbagai masukan dari pemangku kepentingan dalam proses penyusunan KLHS RTRW dan RDTR, yang bertujuan penyempurnaan alternatif Kebijakan Rencana Program (KRP) dan rekomendasi perbaikan untuk pengambilan keputusan KRP terkait tata ruang.
“Melalui konsultasi publik ini, masyarakat dan pemangku kepentingan diharapkan memberikan saran, pendapat, dan tanggapan untuk melengkapi materi KLHS yang disusun,” imbuhnya.
Saya mengajak seluruh peserta yang hadir dapat berperan aktif memberikan saran dan masukan yang konstruktif – solutif terhadap kebutuhan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan di Kabupaten Keerom. Supaya penyusunan dokumen KLHS RTRW dan KLHS RDTR dapat terlaksana dan selesai dengan hasil yang memuaskan, harapannya.
Saya juga berharap, dengan melibatkan masyarakat melalui Konsultasi Publik Kedua ini, semakin terlengkapi penyusunan dokumen KLHS RTRW dan KLHHS RDTR. Sehingga mampu mewujudkan dokumen tata ruang wilayah yang berkualitas dan mewujudkan keserasian pembangunan, pola pemanfaatan ruang yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Keerom semakin berkembang, maju dan sejahtera.
Di tempat yang sama Pabung Letkol Inf Suwito menjelaskan bahwa Konsultasi Publik II ini memiliki peran penting dalam merumuskan rekomendasi alternatif untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Kab Keerom.
‘Untuk itu dibutuhkan sinergitas, kolaborasi, diskusi serta proses-proses panjang lainnya, sehingga nanti akan dapat kita sepakati komitmen bersama, sekaligus rekomendasi atas perumusan Mitigasi dan alternatif KLHS,” tegasnya.
Melalui konsultasi ini diharapkan penyusunan KLHS dapat melalui tahapan proses yang baik. Sehingga menjaga keberlangsungan sumber daya dan menjamin keselamatan, kemampuan, kesejahteraan, mutu hidup generasi masa kini serta generasi masa depan. Dengan memperhatikan prinsip dan tujuan pembangunan berkelanjutan, tutupnya.

More Stories
PELETAKAN BATU PERTAMA BUKAN SEKEDAR MEMULAI PEMBANGUNAN FISIK TETAPI MENANDAI LAHIRNYA HARAPAN BARU, KONEKTIVITAS YANG LEBIH BAIK DAN MASA DEPAN YANG LEBIH SEJAHTERA BAGI MASYARAKAT
DANREM 172/PWY DAMPINGI PANGDAM XVII/CENDERAWASIH TINJAU KESIAPAN SATUAN DAN DUKUNG PERCEPATAN.
Satgas TNI hadirkan Papua terang bantu pemasangan Instalasi listrik di rumah warga pedalaman.