Karubaga, Sertu Bryan Gamarbobir Ba Unit Intel Dim 1716/Tolikara beserta 8 orang anggota melaksanakan Ibadah Dalam Rangka HUT GIDI (Gereja Injili Di Indonesia). Bertempat di Lapangan Merah Putih Karubaga, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan Rabu, 12 Februari 2025
Adapun Tema Perayaan HUT Gereja Injili Di Indonesia ( GIDI ) Ke – 62 Tahun 2026 adalah “Penginjilan Belum Selesai”. Dengan Sub tema ” Gereja Yang Mandiri Dan Menjadi Berkat Bagi Segala Suku Dan Bangsa”
Dimana masyarakat sangat antusias untuk mengikuti kegiatan Ibadah Kali ini,ucap Sertu Bryan
Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Gandius Enumbi (Sekjen Gidi ) dan diikuti oleh Jemaat Kurang 500 orang. Adapun pembacaan Firman Tuhan yang terdapat didalam Matius 28 ayat 19-20 yang berbunyi :
a) Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus
b) Dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah ku perintahkan kepadamu. Ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman
Tidak lupa, Pdt. Gandius Enumbi (Sekjen Gidi ) menyampaikan dalam momentum HUT GIDI kali ini, agar
Masyarakat Tolikara dapat meningktkan Keimanan dan Ketaqwaan serta menjaga Kedamaian di Tanah Injil Kabupaten Tolikara
Ditempat terpisah, Dandim 1716/Tolikara mengucapkan selamat HUT GIDI Ke-62 Tahun 2025. Semoga dalam Perayaan Kali ini,seluruh Umat GIDI yang ada di Tolikara bisa meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan. Sehingga Tanah Injil Tolikara dapat lebih di berkati Oleh Tuhan YME
Selain itu,dengan momentum HUT GIDI kali ini. Agar tetap jaga Keharmonisan dan Kerukunan diantara Umat Beragama yang ada di Kabupaten Tolikara,pungkas Dandim

More Stories
PELETAKAN BATU PERTAMA BUKAN SEKEDAR MEMULAI PEMBANGUNAN FISIK TETAPI MENANDAI LAHIRNYA HARAPAN BARU, KONEKTIVITAS YANG LEBIH BAIK DAN MASA DEPAN YANG LEBIH SEJAHTERA BAGI MASYARAKAT
DANREM 172/PWY DAMPINGI PANGDAM XVII/CENDERAWASIH TINJAU KESIAPAN SATUAN DAN DUKUNG PERCEPATAN.
Satgas TNI hadirkan Papua terang bantu pemasangan Instalasi listrik di rumah warga pedalaman.