26/04/2026

Dandim Jayawijaya Bertemu Kabulog Wamena, Bahas Penyerapan Gabah Dan Ketahanan Pangan

Wamena – Dandim Jayawijaya Letkol Arh Reza Ch. A. Mamoribo, S.E., M.Han., mengadakan pertemuan dengan Kepala Bulog (Kabulog) Wamena Stevanus Kurniawan untuk membahas upaya penyerapan gabah dan strategi ketahanan pangan di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Kamis (06/03/2025).

Dandim Jayawijaya menyampaikan bahwa TNI akan terus bekerjasama dengan pihak-pihak terkait guna menyukseskan program pemerintah dalam hal ketahanan pangan. “TNI terus berupaya dalam hal penyiapan lahan maupun memberikan pembelajaran kepada kelompok-kelompok tani di Jayawijaya agar semakin berkembang dan maju terkait padi” Ucap Dandim.

Dalam pertemuan tersebut, Kabulog Wamena menyampaikan bahwa berdasarkan kebijakan nasional, Kabupaten Merauke menjadi daerah utama sebagai lumbung padi di Papua. Sementara itu, wilayah Wamena belum memiliki program penyerapan gabah karena keterbatasan lahan dan sumber daya manusia dalam pengelolaan tanaman padi.

“Ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada penyerapan gabah, tetapi juga mencakup kesiapan lahan, biaya operasional petani, serta harga standar yang telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp 6.500 per kilogram. Diharapkan, dengan adanya kebijakan yang tepat, seluruh kelompok tani dapat menerima harga tersebut secara berkelanjutan”, ucapnya

Dalam diskusi, disampaikan pula bahwa konsep Bulog adalah menjaga keseimbangan harga gabah dan beras baik di tingkat petani maupun konsumen. Ketika harga gabah turun, Bulog siap menampung hasil panen petani. Namun, jika harga masih dapat diserap oleh pihak swasta, Bulog akan berperan dalam mengendalikan harga pasar agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Jayawijaya, serta memastikan bahwa para petani mendapat dukungan yang diperlukan untuk meningkatkan hasil produksi pertanian di wilayah Papua Pegunungan.