Biak Barat – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 yang dilaksanakan Kodim 1708/BN di Kampung Kbusdori, Distrik Swandiwe, Kabupaten Biak Numfor, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat. Lebih dari itu, program ini juga turut mendukung ketahanan pangan dengan mengolah lahan kosong menjadi kebun produktif.
Pasiter Kodim 1708/BN, Lettu Inf Ridiyanto, menjelaskan bahwa selain menyelesaikan sasaran fisik dan non-fisik, Satgas TMMD juga melaksanakan kegiatan tambahan berupa pembuatan kebun sayur di lahan tidur.
“Pengolahan lahan ini bertujuan untuk memberikan nilai ekonomis sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan lahan secara optimal,“ ujarnya, Jumat (28/2/2025).
Kerja sama dengan Dinas Pertanian Biak Numfor juga menjadi kunci keberhasilan program ini. Melalui kolaborasi tersebut, Satgas TMMD tidak hanya memberikan contoh praktik pertanian yang baik, tetapi juga memastikan keberlanjutan program demi mendukung ketahanan pangan nasional.
Salah satu warga setempat, Stefen Kmur, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Ia mengaku mendapatkan ilmu baru tentang teknik bercocok tanam, seperti menanam sayuran dan Cabai, yang sebelumnya belum pernah ia pelajari.
“Ini adalah kesempatan luar biasa bagi kami. Selain belajar, hubungan persaudaraan dengan anggota TNI juga semakin erat,“ ungkapnya.
Kami berterima kasih kepada Satgas TMMD yang telah membuka wawasan baru dan memberikan contoh nyata tentang pentingnya memanfaatkan lahan untuk kesejahteraan bersama,“ katanya.
Melalui TMMD ke-123, harapan besar digantungkan agar pengolahan lahan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjadi langkah konkret dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.

More Stories
Babinsa Warbah Perkuat Kedekatan dengan Warga, Dengan Aktif Laksanakan Komsos di Kampung Urfas III
Karya Bakti TNI-POLRI dan Pemkab Bersihkan Pasar Sentral Tiom, Perkuat Gerakan Indonesia Bersih di Lanny Jaya
Danrem 172/PWY Tinjau Satuan Jajaran di Pegunungan Tengah : Tekankan Profesionalisme dan Pendekatan Humanis