Wamena – Danrem 172/Praja Wira Yakthi bersama rombongan tiba di Wamena dan langsung disambut jajaran Forkopimda setempat. Setibanya di Bandara Wamena, Danrem terlebih dahulu menuju ruang VIP sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan untuk melaksanakan silaturahmi dan koordinasi terkait situasi wilayah.
Usai pertemuan dengan pemerintah daerah, rombongan bergerak menuju Makodim 1702/Jayawijaya. Di hadapan para prajurit, Danrem memberikan pengarahan yang menekankan profesionalisme, kewaspadaan, serta pentingnya kedekatan TNI dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Danrem juga menyerahkan tali asih kepada para tokoh adat sebagai bentuk penghormatan dan penguatan hubungan kultural.
Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Distrik Walesi untuk meninjau Kotis Satgas Yonif 521/DY. Danrem mengecek kondisi pos, kesiapan prajurit, serta berdialog langsung dengan personel di lapangan.
Dalam pengarahan kepada anggota Satgas, Danrem menyampaikan penekanan penting terkait disiplin dan keselamatan prajurit, terutama menjelang masa purna tugas. Ia mengingatkan bahwa berbagai insiden yang pernah terjadi harus menjadi pembelajaran bersama, di mana kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal. Karena itu, penerapan body system harus menjadi budaya utama dalam setiap kegiatan operasi. Danrem juga menekankan agar seluruh personel selalu melibatkan Tuhan dalam setiap langkah dan pengambilan keputusan selama penugasan.
Kegiatan kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Korem 172/PWY untuk memastikan kesiapan satuan, memperkuat pembinaan teritorial, dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pegunungan Tengah Papua.

More Stories
PELETAKAN BATU PERTAMA BUKAN SEKEDAR MEMULAI PEMBANGUNAN FISIK TETAPI MENANDAI LAHIRNYA HARAPAN BARU, KONEKTIVITAS YANG LEBIH BAIK DAN MASA DEPAN YANG LEBIH SEJAHTERA BAGI MASYARAKAT
DANREM 172/PWY DAMPINGI PANGDAM XVII/CENDERAWASIH TINJAU KESIAPAN SATUAN DAN DUKUNG PERCEPATAN.
Satgas TNI hadirkan Papua terang bantu pemasangan Instalasi listrik di rumah warga pedalaman.