29/06/2026

Pembangunan Jembatan Garuda di Distrik Bonggo Memasuki Babak Baru, Jembatan Lama Mulai Dibongkar Demi Akses yang Lebih Baik

Sarmi, 27 Juni 2026 – Semangat membangun Papua terus diwujudkan melalui Program Jembatan Garuda. Setelah menyelesaikan tahapan persiapan, pembangunan kini memasuki fase penting dengan dimulainya pembongkaran jembatan lama di dua titik, yaitu Kampung Kiren dan Kampung Bebon Jaya, Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi.

Tahap pembongkaran ini menjadi penanda dimulainya proses pembangunan jembatan baru yang lebih kokoh, aman, dan mampu menunjang aktivitas masyarakat dalam jangka panjang. Personel Kodim 1712/Sarmi bersama warga setempat bergotong royong melaksanakan pekerjaan dengan penuh semangat, mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah.

Selama bertahun-tahun, jembatan lama menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kini, jembatan tersebut rela “mengakhiri tugasnya” untuk digantikan dengan infrastruktur yang lebih modern dan layak, demi mendukung kelancaran transportasi, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pembangunan Jembatan Garuda merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedalaman Papua. Kehadiran jembatan baru nantinya diharapkan tidak hanya menghubungkan dua sisi sungai, tetapi juga menjadi penghubung harapan, mempercepat roda perekonomian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat “Bersama Rakyat, TNI Kuat”, seluruh proses pembangunan terus dikerjakan secara bertahap dengan mengutamakan kualitas, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu. Diharapkan pembangunan Jembatan Garuda di Kampung Kiren dan Kampung Bebon Jaya dapat selesai sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh seluruh masyarakat Distrik Bonggo.

“Membangun jembatan bukan sekadar menyatukan dua daratan, tetapi juga menyambungkan harapan, memperkuat persaudaraan, dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih sejahtera.”