Keerom – Varietas padi yang banyak ditanam saat ini khususnya di Provinsi Papua adalah berasal dari bibit padi silangan dalam negeri yang menjadi bibit unggulan para kelompok tani.
Salah satu contoh bibit padi silangan dalam negeri yang menjadi unggulan para kelompok tani di Provinsi Papua adalah bibit padi IR 46, dimana, umur panen padi IR 46 hanya 115 hari, sedangkan hasil produksi mencapai 5 ton/Ha. Padi IR 46 ini tahan terhadap hama wereng coklat, dan tahan kerdil rumput. Untuk rasa nasinya juga sangat enak, sehingga para petani lebih memilih menanam bibit padi IR 46.
Seperti yang dilakukan oleh para petani Kampung Jaefuri, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom bersama Babinsa Koramil 1701-23/Skanto yang menanam bibit padi IR 46 di lahan milik Pandi yang luasnya mencapai 1 Ha. Senin (27/2)
Sertu Dimyati selaku Babinsa Koramil 1701-23/Skanto yang setiap saat mendampingi dan membantu para kelompok tani di kampung Jaefuri mulai dari penyiapan lahan, proses pembibitan, penanaman, pemeliharaan tanaman dan sampai pada proses panen berharap bahwa dengan turunnya para Babinsa Kodim 1701/Jayapura ke lapangan, kiranya dapat memberikan motifasi dan semangat kepada para petani untuk lebih meningkatkan kinerja para petani dalam upaya mensukseskan Swasembada Pangan di Provinsi Papua.


More Stories
Pembangunan Jembatan Garuda di Distrik Bonggo Memasuki Babak Baru, Jembatan Lama Mulai Dibongkar Demi Akses yang Lebih Baik
Satgas Pamtas Yonif 645/Gardatama Yudha RI – PNG melaksanakan kegiatan Anjangsana terhadap Tokoh Masyarakat sekitar serta Aparat setempat yaitu Bapak Saradak dan Aipda Igna yang Berdinas Di Polsek Apalapsili.
Kegiatan Anjangsana merupakan, bentuk sebuah perhatian terhadap Masyarakat setempat yang berada di Distrik Apalapsili Kabupaten Yalimo Ibu Kota Yalimo, yang di pimpin Letda Inf Putu Irwan Adi Prawira beserta 10 Personel lainya.
Menguatkan Asa dari Pesisir, Babinsa Bantu Perbaiki Perahu Milik Warga Sarawandori