Keerom – Meski tidak seperti di daera-daerah lain, Gereja yang didirikan oleh masyarakat SP II, kampung Woslay, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, bersama dengan anggota Koramil 1701-06/Senggi tetap berjalan walau hanya dengan mengandalkan dana swadaya dari masyarakat SP II, kampung Woslay. Senin (20/3)
Gereja yang didirikan oleh masyarakat SP II, kampung Woslay yang dibantu anggota Koramil 1701-06/Senggi, memang jauh berbeda dengan Gereja-gereja yang berada di daerah-daerah lain, dimana, seluruh bahan bangunannya menggunakan bahan kayu dari hasil swadaya masyarakat SP II, kampung Woslay tanpa ada bantuan dari pihak manapun.
Serma M. Basri adalah salah satu anggota Koramil 1701-06/Senggi yang turut membantu masyarakat SP II, kampung Woslay dalam mendirikan Gereja tersebut mengakui bahwa Gereja yang dibangun oleh masyarakat SP II, kampung Woslay adalah inisiatif warga setempat. Walaupun tanpa bantuan pihak manapun juga tetapi warga setempat sangat antusias dan bersemangat dalam pembangunan Gereja tersebut.
Selain, warga yang beraga Nasrani, warga SP II, kampung Woslay yang beragama non Nasrani juga turut membantu dalam pembangunan Gereja tersebut, agar proses pengerjaannya cepat selesai dan cepat ditempati beribadah oleh masyarakat yang beragama Nasrani di kampung tersebut.
“Ini adalah salah satu contoh kerukunan antar umat beragama di Indonesia, meski berbeda agama, masyarakat di sini hidup dengan rukun dan saling bantu-membantu dalam setiap aktifitas”. Ujar Serma M. Basri
Ditambahkannya pula bahwa ini adalah sikap yang saling menghargai dan sikap toleransi yang tinggi antar umat beragama yang perlu dicontoh oleh seluruh umat manusia dalam bermasyarakat, yang terdiri dari berbagai macam agama, karena sikap ini adalah merupakan tiang yang kokoh dalam mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dari segala bentuk ancaman, baik yang datangnya dari dalam maupun dari luar.
Warga SP II, kampung Woslay dan ibu Pendeta Kristin sangat berterima kasih dan mengapresiasi terhadap Babinsa Koramil 1701-06/Senggi serta warga lainnya yang beragama non Nasrani yang telah turut serta dalam membantu pembangunan Gereja tersebut sehingga diharapkan, pembangunan Gereja tersebut dapat selesai dalam waktu dekat agar masyarakat SP II, kampung Woslay dapat melaksanakan ibadah di bangunan Gereja baru.

More Stories
Pembangunan Jembatan Garuda di Distrik Bonggo Memasuki Babak Baru, Jembatan Lama Mulai Dibongkar Demi Akses yang Lebih Baik
Satgas Pamtas Yonif 645/Gardatama Yudha RI – PNG melaksanakan kegiatan Anjangsana terhadap Tokoh Masyarakat sekitar serta Aparat setempat yaitu Bapak Saradak dan Aipda Igna yang Berdinas Di Polsek Apalapsili.
Kegiatan Anjangsana merupakan, bentuk sebuah perhatian terhadap Masyarakat setempat yang berada di Distrik Apalapsili Kabupaten Yalimo Ibu Kota Yalimo, yang di pimpin Letda Inf Putu Irwan Adi Prawira beserta 10 Personel lainya.
Menguatkan Asa dari Pesisir, Babinsa Bantu Perbaiki Perahu Milik Warga Sarawandori