Abepura – Menjelang akan berakhirnya masa tugas satuan penugasan pengamanan perbatasan RI-PNG di wilayah Komando Pelaksana Operasi Korem 172/PWY, Kepala Seksi Logistik (Kasilog) Mayor Inf Nurwanto pada Senin (27/3) menggelar pemeriksaan kendaraan dinas bertempat di lapangan upacara Makorem.
Menurut Nurwanto, kegiatan pengecekan ini dilakukan jauh-jauh hari sebelum pergeseran pasukan dilaksanakan. Dengan melibatkan Tim Asnik dari Denpal Waena yang bertujuan untuk mengetahui kondisi kendaraan secara dini.
Terlebih apabila ada kerusakan akan didata dan kemudian segera diperbaiki, sehingga nantinya seluruh kendaraan dinas khususnya truk dapat beroperasional guna mendukung kelancaran dan suksesnya proses pergeseran pasukan.
“Melalui kegiatan ini kita dapat peroleh data-data tentang kondisi kendaraan dan alat peralatan secara riil di lapangan. Karena kendaraan inilah yang menjadi salah satu faktor yang menentukan lancar tidaknya proses pergeseran pasukan maupun logistik nantinya.”, ujarnya.
Pihaknya juga menjelaskan bahwa sebagian dari kendaraan ini merupakan indeks kendaraan dari satuan masing-masing dari yonif 122, yonif 516 dan yonif 700. Untuk kendaraan mereka akan dibawah kembali ke homebase sedangkan untuk indeks Kolakops sendiri akan diserahterimakan ke satgas yang baru.
Untuk jumlah kendaraan yang saat ini diperiksa berupa Mobil sebanyak 19 unit dan motor sebanyak 18 unit.

More Stories
Pembangunan Jembatan Garuda di Distrik Bonggo Memasuki Babak Baru, Jembatan Lama Mulai Dibongkar Demi Akses yang Lebih Baik
Satgas Pamtas Yonif 645/Gardatama Yudha RI – PNG melaksanakan kegiatan Anjangsana terhadap Tokoh Masyarakat sekitar serta Aparat setempat yaitu Bapak Saradak dan Aipda Igna yang Berdinas Di Polsek Apalapsili.
Kegiatan Anjangsana merupakan, bentuk sebuah perhatian terhadap Masyarakat setempat yang berada di Distrik Apalapsili Kabupaten Yalimo Ibu Kota Yalimo, yang di pimpin Letda Inf Putu Irwan Adi Prawira beserta 10 Personel lainya.
Menguatkan Asa dari Pesisir, Babinsa Bantu Perbaiki Perahu Milik Warga Sarawandori